Seberapa Besar Keuntungan Kontraktor..?
Sering kali dilapangan ataupun di acara lain ketika bertemu relasi lama atau teman lama selalu mengatakan “wah jadi kontraktor, asyik dah punya duit banyak nih” … “dah punya Mall dimana nih?” atau ungkapan sejenis

padahal banyak sekali faktor yang bisa dikategorikan sebagai resiko yang jika tidak hati hati , si kontraktor malah bisa rugi. Mari kita coba analisa data berikut.
Mulai dari ketersediaan material dengan tenggat waktu yang diberikan. Resiko kenaikan material karena masih banyak yang menggunakan raw material impor dan juga fluktuasi mata uang.
Pengetatan dan ritme kerja tukang dan lain lain.
Ingat bahwa biaya labor / tukang merupakan salah satu faktor biaya yang tinggi

Fakta yang akan diberikan adalah data rasio profitabilitas operational margin dan ROE (Return On Equity). Sebenarnya masih ada beberapa rasio profitabilitas yang lain, tapi 2 rasio itu dianggap cukup mewakili. ROE diambil karena ROE adalah indikator utama rasio profitabilitas. Maksudnya jika ROE baik maka rasio yang lain juga baik. ROE adalah tingkat pengembalian dari bisnis atas seluruh modal yang ada. Rumus ROE = Laba bersih / Total Ekuitas (modal). ROE merupakan salah satu indikator yang digunakan pemegang saham untuk mengukur keberhasilan bisnis yang dijalani.

Kalau anda ingin jadi kontraktor, jangan ragu untuk mencari data sebanyak mungkin dari teman anda, browsing dari mesin pencari dan lain lain untuk belajar.

Jika anda akan membangun snendiri, jangan lupa pelajari berapa minimal tukang dan kenek bis alakukan dalam sehari misal dalam sehari tukang dan kenek bisa membuat pasangan bata seluas 32 meter persegi…pemasangan granite seluas 18 meter persegi, pengecatan seluas 42 mter persegi dan lain lain.

Anda bisa aplikasikan beberapa teknik pengecatan dekorasitif seperti di bawah ini.

Anda bosan dengan hasil pengecatan yang polos? Anda ingin ruangan anda memiliki hasil pengecatan yang melbihi hasil pengecatan biasanya atau ingin agar ruangan anda tampil mewah? Silahkan pelajari beberapa tehnik pengecatan dibawah ini.

Colour washing, yaitu teknik yang paling sederhana dan mudah, dengan cara mengaplikasikan lapisan cat tipis berulang kali, cat disapukan saling menyilang dengan kuas besar.

Sponging, cat diaplikasikan dengan spons dengan cara ditutulkan secara acak, ekstur spons memberikan efek bercak yang menarik. Jangan menggunakan cat yang terlalu encer sebaiknya gunakan cat yang pekat untuk hasil yang memuaskan.Ingin lebih bagus lagi? Aplikasikan cat sebelumnya dengan cat spongin yang berbeda warnanya.

Ragging, sama dengan sponging namun media bantu yang digunakan adalah kain atau plastik. Aplikasi digunakan dengan cara menggulirkan kain atau plastik tersebut pada permukaan dinding, bisa juga dengan menekan-nekannya. Gunakan warna yang berbeda sebagai warna dasar dan warna aksen.

Shading atau Shadow Shading, untuk menghasilkan gradasi dari warna gelap ke warna yang lebih terang. Gunakan cat oil based dan cat emulsi, karena bila menggunakan cat jenis water based akan lebih sulit untuk mengontrol warnanya.

Mengaplikasikan cat merupakan cara paling mudah yang dapat dilakukan untuk memberi sentuhan keindahan pada sebuah rumah. Hasil akhir pengecatan selain ditentukan oleh kualitas cat juga tergantung dari alat aplikasi yang digunakan.

Salah satu cara aplikasi pengecatan adalah dengan kuas dan roll walaupun masih ada juga tehnik lainnya seperti dengan sponge, kain,dengan semprot dan lainlain. Kuas biasanya dipakai untuk mengecat permukaan dinding yang tidak rata dan bagian yang membutuhkan ketelitian.

Tak hanya itu, kuas cat juga digunakan untuk mengecat bagian yang tidak terjangkau oleh roller cat. Untuk besarnya pegangan kuas sudah disesuaikan oleh pabrik, semakin besar luasan kuas sapu maka semakin besar pegangan kuas.

Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang sempurnamenggunakan kuas, ada baiknya jika Anda periksa bulu sikat dari kuas yang Anda gunakan. Pastikan bulu sikat kuas tidak terlalu kasar atau juga tidak terlalu halus.Perhatikan ujung kerataan barisan bulu sikat. Untuk memastikan hasil yang paling baik, Anda bisa menggunakan gunting untuk memotong bulu sikat kuas.

Teknik penempatan bulu kuas pada saat Anda menyapukan cat di dinding juga perlu Anda perhatikan diantaranya yaitu:

Untuk bidang luas ada baiknya menggunakan kuas yang lebar dan diaplikasikan searah. Jika anda aplikasikan kiri kekanan makan selanjutnya pun lakukan dari kiri ke kanan, begitu juga jika anda lakukan naik turun maka teruskan dengan gerakan naik turun.

Jika Anda ingin pengecatan yang rapi membentuk garis di mana dua sisi atau warna bertemu, yang disebut gunakan ujung bulu kuas dengan miring .

Untuk posisi yang harus menempatkan cat pada posisi yang memiliki luasan kecil, sebaiknya Anda menggunakan ukuran bulu kuas yang kecil.
Berikut kami ulas step by step pengecatan yang benar mulai dari awal dinding sudah diaci (rata)

Persiapan sebelum mengecat
Setelah memilih cat dengan warna dan kualitas yang baik, selanjutnya adalah menyiapkan bahan pendukung lain seperti plamuur dan air bersih.Kemudian menyiapkan alat untuk mengecat seperti: kuas (ukuran yang disesuaikan), rol, wadah cat, ampelas kertas atau yang gulungan secukupnya, sekrap plastik, sekrap dari plat besi tipis, tangga atau meja kerja.

Pengecatan dinding yang baru harus diplamir dengan plamuur yang berguna untuk menutupi plasteran, gunakan plamuur yang telah jadi dalam bentuk serbuk (seperti semen putih) yang berwarna putih. Caranya campurkan semen putih tadi dengan air secukupnya hingga berbentuk pasta balurkan pada seluruh permukaan tembok secara merata menggunakan sekrap plastik. Setelah kering ulangi sekali lagi hingga permukaan plasteran tertutup dan halus.
Kemudian di haluskan dengan ampelas pada bagian yang belum halus atau masih terlihat kasar. Jika dinding telah ditutupi dengan acian (terbuat dari semen abu-abu), maka dinding harus dicat dengan wall sealer (cat dasar) terlebih dahulu. Sealer sealer berfungsi sebagai perekat antara cat dengan acian.
Berdasarkan pengalaman, cat eksterior tidak perlu dicampur dengan air agar tidak mudah pudar. Sedangkan cat pada ruangan dalam rumah (interior) dapat dicampur dengan air sekitar 5 hingga 15 persen.
Buka tutup cat secara perlahan dengan cara mencongkel dengan obeng kearah memutar agar tutup tidak mudah rusak dan nantinya dapat ditutup kembali. Sebelum dituang ke dalam wadah lain, cat harus diaduk terlebih dahulu, agar seluruh bagian cat yang mengendap dapat larut dan warna menjadi rata.
Masukkan ke dalam wadah lain secukupnya, gunakan rol atau kuas sesuai dengan kebutuhan. Gunakan rol untuk mengecat permukaan dinding yang luas, dan pada bagian pojok atau sudut dinding gunakan kuas 3 inchi atau 2,5 inchi.
Pengecatan tidak boleh tergesa-gesa dan harus perlahan agar cat tidak menetes dan berserakan di bawahnya.

Jika ada daerah yang tidak seharusnya kena cat, dinding atau bagian lain ( misal kusen jendela atau pintu) bisa anda tutup dulu dengan Tape kertas agar cat tidak menimpa ke bagian tersebut, Jangan gunakan sejenis lakban berbahan plastik atau yang berwarna karena akan meninggalkan bekas di dinding yang susah untuk di kerok.

Ketika mengecat dinding yang lama (dinding sudah pernah dicat sebelumnya), pastikan dinding dibersihkan dari kotoran dan diampelas agar permukaan tembok menjadi halus, kemudian dicat.
Pada dinding yang tinggi, gunakan meja kerja (bangku) atau Anda bisa mengikat rol pada kayu yang panjang.
mengecat ulang dinding
Ulangi pengecatan sebanyak dua kali hingga permukaan dinding rata dan tertutup cat. Jika cat belum kering, jangan diulangi terlebih dahulu agar tidak mengelupas.
Tahap terakhir adalah melakukan pengecekan pada bagian dinding mana yang perlu diulang dan belum sempurna hasilnya.

 

Memilih warna cat rumah harus disesuaikan dengan model rumah.

Cat adalah salah satu faktor yang membuat gedung atau ruangan terasa nyaman dan sedap dipandang mata.Memilih warna cat rumah jangan dilakukan dengan asal-asalan.

Tetapi sayangnya sejumlah orang kurang begitu paham akan arti seni keindahan melalui warna. Sehingga dalam penungan warna pada rumah kadang seseorang melakukan kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan.
Banyak yang beranggapan bahwa semua cat sama atau bahwa warna beda sedikit juga tidak apa apa. Paradigma seperti diatas urang tepat. Sangat disayangkan karena ruangan akan berkurang kenyamanannya hanya karena salah dalam meilih cat.

Bagaimana memilih cat yang baik dan cocok ? Silahkan membaca ulasan dibawah

Beberapa tips memilih cat rumah yang benar :
1. Cat pada langit – langit
Banyak pilihan untuk cat plafon. Jangan tergiur dengan harga murah. Memang murah pada saat ketika anda beli namun bayangkan saja beberapa buan atau setahun setelah anda nikmati bangunan anda, sesekali ada butiran butiran cat plafon yang lepas ke bawah. Juga pemilihan warna , tidak harus putih polos. Warna putih memang bisa masuk kemana mana, namun tidak ada salahnya jika dicampur dengan sedikit biru abu abu atau warna lain yang cocok dengan nuansa didalamnya.

2. Memadukan warna
Bila kamu ingin memadukan warna antara warna dinding, pintu dan jendela, maka jangan gunakan warna turunannya. Yang dimaksud warna turunan yakni warna yang masih sewarna tapi lebih muda atau tua. Pilihlah warna yang berbeda tapi masih tampak serasi dengan warna dinding atau yang lainnya.

3. Gunakan warna netral untuk penyeimbang
Bila di dalam rumah sudah ada beberapa warna, maka ada baiknya kamu tambahkan warna netral untuk menetralkan suasana. Warna netral yang bisa diterapkan misalnya warna abu–abu.

4. Berkesinambungan
Bila kamu sudah memilih sejumlah warna untuk kamar tamu atau kamar keluarga atau kamar lainnya maka terapkan warna tadi ke sejumlah ruangan yang lain. Sehingga terciptalah kesatuan warna yang indah.

5. Ciptakan gradasi warna
Jangan takut untuk berkreasi, namun tetap harus memperhatikan beberapa aspek. Ruangan yang hanya diberi satu pewarnaan sangat membosankan. Ada baiknya tiap ruangan anda kasih dua warna. Banyak yang menyebut dengan istilah two tone coloring. Ruangan akan lebih hidup. Faktor lain adalah, cocokkan dengan nuansa frniture yang akan anda beli.Selain kombinasi dua warna, Anda juga dapat mengkombinasikan tiga warna sekaligus.Untuk degradasi tiga warna, Anda dapat menggunakan kombinasi 60: 30: 10.
Kombinasi warna ini akan mempertegas desain atau model dari rumah Anda.

Itulah sedikit tips memilih cat rumah yang benar walaupun masih ada beberapa tips yang lain seperti tehnik pengecatan dengan double wash atau tehnik lainnya yang akan kita bahas di post yang lain.

Pada kesempatan ini kami akan memberikan beberapa tips dalam memilih genteng rumah yang bagus dan berkualitas. Genteng merupakan finishing penutup atap yang mempunyai manfaat yang besar baik dari segi fungsi maupun estetika.

Genteng berguna untuk melindungi ruangan dalam rumah dari panas, hujan, dan sebagainya. Dan segi estetika, genteng mampu memberikan kesan tertentu tergantung dari konsep rumah anda. Sangat banyak jenis, type dan warna genteng yang berdera di pasaran dan juga kualitas. Genteng yang berkualitas bagus tidak harus yang memiliki merk yang terkenal.
Yang perlu di perhatikan adalah jenis bentuk dan warna genteng yang akan dipasang harus sesuai dengan type dan bentuk bangunan yang dibangun. Tentunya tidak cocok jika anda menggunakan jenis minimalis berwarna hitam bamun gedung yang anda bangun adalah bentuk tradisional misal limasan joglo dan sejenisnya.

Memilih genteng akan kita bahas sesuai dengan

1. Anggaran Biaya
Jangan melebihi dari anggaran biaya yang ada. Merk yang bagus atau mahal dapat dihindari namun perlu dicermati juga kualitas dari genteng tersebut.

2. Kualitas Genteng
Tips selanjutnya dalam memilih genteng yang bagus adalah pertimbangan dari segi kualitas bahan. Diharapkan genteng yang dipasang akan tahan lama dan tahan kebocoran. Genteng yang mudah sekali retak atau pecah dianjurkan untuk dihindari.

3. Estetika Genteng
Tips memilih genteng selanjutnya adalah keindahan.Cocokkan jenis genteng yang akan anda beli dengan desain gedung anda. Konsultasikan dengan arsitek anda.

4. Berat Genteng
Tips ini adalah opsional. Usahakan dalam memilih jenis genteng yang tidak terlalu berat karena akan berpengaruh terhadap profil rangka atap baja ringan. Semakin berat, rangkanya pun semakin besar dan semakin tinggi biayanya.

5. Cek Barang
Jangan lupa untuk selalu mengecek barang yang akan dan sudah anda beli. Biasanya pada saat pengiriman akan diberikan spare atau kelebihan sebesar 2% dari total yang anda beli karena untuk menghindari cacat ketika delivery dan lain lain. Jangan lupa meminta ke toko bangunan untuk memberikan free untuk mengantisipasi hal ini.

Dua item dibawah ini harus nya sudah anda siapkan sebelum anda membeli genteng

6.Kemiringan atap
Jangan sampai kemiringan atap anda kurang dari standarisasi genteng yang akan anda beli. Biasanya 25% atau 27% kemiringan sudah cukup.Kecuali jenis genteng metal galvalum atau lembaran genteng bitumen dapat anda pasang kurang dari 10%.

7. Kekuatan rangka atap dan rangka pendukung atap.

Jika pada awal desain akan anda pasang metal roof atau bitumen roofing, jangan sampai anda beli genteng berbahan semen cetak atau genteng berat lainnya. Dari awal harus sudah diputuskan jenis genteng apa yang akan dipasang. Jika gentengnya adalah genteng berbahan semen, maka perkuatan rangka atap baja (misal menggunakan rangka baja ringan) harus benar benar kuat. Desain rangka ini sangat berbeda dengan desain rangka untuk atap metal.

Terimakasih. Jika ada pertanyaan jangan ragu2 untuk menghubungi kami.