Panduan untuk Merenovasi Rumah Bekas

Para pembeli rumah bekas biasanya memiliki mimpi yang sama, yaitu merenovasi rumah sesuai dengan keinginan mereka. Ya, wajar saja, yang namanya rumah lama biasanya desainnya juga sudah ketinggalan jaman atau tidak cocok dengan selera

Anda namun sebetulnya bukan itu alasan yang tepat. Kalau hanya melihat dari tampilan atau layout yang tidak sesuai keinginan, sangat wajar karena membeli rumah yang sdah jadi. Padahal yang terutama yang harus diperhatikan adalah dari sisi Mekanikal Elektrikal. Salah satu contoh yang jelas adalah usia kabel yang dipasang apakah sesuai standar ataukah kabel

yang dipasang tidak sesuai dengan beban yang ditanggung kabel tersebut yang memungkinkan panas kabel atau selongsong kabel yang sudah dimakan usia.

Namun kalau kita bicara dari sisi Mekanikal Elektrikal (M/E) anda mungkin akan bosan mendengarnya karena ulasannya akan sangat panjang. Mari kita bicara dari sisi arsitektural saja.
Anda mungkin ingin memperluas kamar tidurnya, mengganti lantainya, atau memperbaiki langit-langitnya. Atau Anda malah ingin merenovasi rumah yang semula hanya satu lantai menjadi dua lantai?

Boleh-boleh saja tapi sebelumnya ada beberapa faktor yang perlu Anda pertimbangkan. Seperti:

Bersikap realistis
Bermimpi adalah awal dari proses renovasi rumah. Namun, Anda harus bersikap realistis dan tentunya juga melakukan penyesuaian antara apa yang Anda inginkan dengan anggaran yang dimiliki.Terutama dari sisi kekuatan bangunan.

Jangan berani berani untuk menambah lantai keatas jika anda tidak tahu atau yakin dengan besaran kolom , balok, pilecap (pondasi bawah) dan sloof yang terpasang.

Pilih bahan berkualitas
Bahan yang bagus tidak harus mahal.Harus memiliki keahlian (anda bisa melatihnya sendiri) untuk bisa melihat material yang bagus atau tidak.

Kombinasi antar material
Jangan harap rumah anda akan nyaman jika kombinasi antar material, corak, jenis dan warna nya saling bertabrakan.Misal saja anda mampir ke Mall yang jual furniture. Barang barang mereka bagus bagus. Dan anda memilih furniture.

Namun apa jadinya jika dipan yang dibeli bernuansa klasik, credenza nya bernuansa minimalis, lampu tidur dan perabot lainnya memiliki nuansa lain.Bukan nyaman yang dihasilkan namun malah menimbulkan kesan asal asalan atau seperti ruangan dengan tumpukan display barang.

Mencari kontraktor yang tepat
Silahkan sendiri anda yang memiliki penilain untuk point ini agar anda memiliki penilaian yang objektif tentang kami. jangan ragu ragu jika hanya sekedar menanyakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kontruksi. Lakukan perbandingan juga sehingga Anda menemukan kontraktor yang baik dan berpengalaman.

Tidak tinggal di rumah
Sebaiknya untuk sementara waktu Anda tidak menempati rumah yang sedang direnovasi karena berantakan, berisik, dan dipenuhi bahan bangunan. Tinggallah di tempat yang lebih bersih dan nyaman. Anda bisa menumpang di rumah orang tua atau menyewa rumah.

Jangan terlalu sering berubah pikiran
Walaupun kadang-kadang Anda mendapatkan ide baru saat rumah sedang dalam proses renovasi, namun jangan terlalu sering mengubah rencana awal. Setiap kali Anda menyampaikan sesuatu atau detail baru kepada kontraktor, pasti akan ada perubahan yang terjadi.Perubahan perubahan ini selain menambah biaya, mundurnya waktu, juga akan timbul ketidak sinkronan antar ruang dan utilitas secara keseluruhan. Terutama jika ruangan tambahan tersebut tidak ada perkuatan kolom dan balok dibawahnya. Sangat berbahaya.

Misalnya biaya yang perlu ditambah dan kemungkinan untuk menunda pekerjaan yang sedang dilakukan.

About stevenmoshe

No Comments

Be the first to start a conversation

Leave a Reply

  • (will not be published)